Hi! Welcome to my blog.. Blog ini lebih berisi tentang coretan-coretan tulisan yang dimana berhubungan dengan dunia gue selaku si admin dimulai dari pelajaran, musik and other so I'm really really sorry if this blog not interesting to you but this blog is enough to help you in some ways hehehehe.... Jadi silahkan cek file dibawah ini dan terima kasih telah berkunjung semoga dapat membantu all :)
Rabu, 04 Juni 2014
Minggu, 25 Mei 2014
Diana - One Direction
Diana
C
Front pages all your pictures
G
They make you look so small
Am F
How could someone not miss you at all
C
I never would mistreat her
G
I'm not a criminal
Am
I speak a different language
F
But I still hear your call
C
Diana
Let me be the one to
G
Light a fire inside your life
Am
You can own me
You don't even know me
F
But I can feel you crying
C
Diana
Let me be the one to
G
Lift your heart up and
Save your life
Am
I don't think you even realize
F
Baby you'll be saving mine
Story of My Life - One Direction
Story of My Life
Chords: D, G, Bm, A, Em
Intro : Bm, D x2
Verse 1:
Bm D
Written in these walls are the stories that I can't explain
Bm D
I leave my heart open but it stays right here empty for days
Bm G D
She told me in the morning she don't feel the same about us in her bones
Bm G D
It seems to me that when I die these words will be written on my stone
Prechorus:
G A Bm
And I'll be gone gone tonight
G A Bm
The ground beneath my feet is open wide
G A Bm
The way that I been holdin' on too tight
A
With nothing in between
Chorus:
D
The story of my life I take her home
G Bm
I drive all night to keep her warm and time
G D
Is frooooozen (the story of, the story of)
D
The story of my life I give her hope
G Bm G
I spend her love until she's broke inside
D
The story of my life (the story of, the story of)
Best Song Ever - One Direction
Best Song Ever
Intro: F, C, G (4x)
Verse 1:
F C G
Maybe it's the way she walked
F C G (down stroke twice on G)
Straight into my heart and stole it
F C G
Through the doors and past the guards
F C G
Just like she already owned it
Pre Chorus:
F G
I said, "Can you give it back to me?"
F G
She said, "Never in your wildest dreams."
Chorus:
F C G
And we danced all night to the best song ever
F C G
We knew every line now I can't remember
F C G
How it goes but I know that I won't forget her
F C G
Cuz we danced all night to the best song ever
F
I think it went oh, oh, oh
C G
I think it went yeah, yeah, yeah
F C G
I think it goes...
More Then This - One Direction
More Than This
Intro - C , Am , G , Em , F ,
G
C
I'm broken
Am
Do you hear me
G
I'm blinded
Em F G
Cause you are everything I
see
C Am
I'm dancing, alone
G
I'm praying
Em F G
That your heart will just
turn around
Am G
And as I walk up to your door
Em
My eyes turn to face the
floor
F
G
Cause I can't look you in the
eyes and say
C
When he opens his arms
Am G
And holds you close tonight
It just won't feel right
Dm Am G
Cause I can love you more
than this, yeah
C Am
G
When he lays you down, I
might just die inside
It just don't feel right
Dm Am G
Cause I can love you more
than this
C
Love you more than this
Pengolahan Air di PDAM Padang
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Air suatu sarana utama
untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, karena air merupakan salah
satu media dari berbagai macam penularan, terutama penyakit perut dan kulit.
Melalui penyediaan air bersih baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya di
suatu daerah, maka diharapkan penyebaran penyakit menular yang bersumber dari
air dapat ditekan seminimal mungkin.
Peningkatan kualitas air
minum/bersih dengan jalan mengadakan pengelolaan terhadap air yang akan
diperlukan sebagai air minum/bersih dengan mutlak diperlukan terutama apabila
air tersebut berasal dari air permukaan. Pengolahan yang dimaksud dimulai dari
yang sederhana sampai yang pada pengolahan yang mahir/lengkap. Oleh karena itu
dalam praktek sehari-hari maka pengolahan air adalah menjadi pertimbangan yang
utama untuk menetukan apakah sumber tersebut bisa dipakai sebagai sumber
persediaan atau tidak.
Pengolahan air bersih di
PDAM (Perusahan Daerah Air Minum) kota Padang bersumber dari air Batang Kuranji
melakukan pengolahan dengan tiga tahap: Tahap pengendapan alami (natural
sedimentation); Tahap penjernihan (clarification); Tahap penyaringan
(filtration). Proses penyaringan dilakukan dengan secara sidementasi.
1.2 Maksud dan Tujuan
Mengetahui proses pengolahan air bersih di PDAM kota Padang, sehingga
dapat dibandingkan dengan proses pengolahan air bersih yang dilakukan secara
umum dan proses pengolahan air bersih yang dilakukakan di daerah lainnya.
1.3 Metodelogi
Dalam penyusunan makalah ini,
metode yang digunakan yaitu metode kepustakaan dengan mencari dan mengumpulkan
data-data yang berhubungan dengan judul yang dibahas (proses pengolahan air).
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Pengertian Pengolahan Air
Yang
dimaksud dengan pengolahan adalah usaha-usaha teknis yang dilakukan untuk
mengubah sifat-sifat suatu zat. Hal ini penting artinya bagi air minum, karena
dengan adanya pengolahan ini, maka akan didapatkan suatu air minum yang
memenuhi standar air minum yang telah ditentukan. Dalam proses pengolahan air
ini pada lazimnya dikenal dengan dua cara, yakni:
-
Pengolahan lengkap atau Complete treatment process, yaitu air akan mengalami pengolahan
lengkap, baik fisik, kimiawi dan bakteriologik.
a.
Pengolahan fisik; yaitu suatu tingkat pengolahan yang
bertujuan untuk mengurangi atau menghilangkan kotoran-kotoran yang kasar,
penyisihan lumpur dan pasir, serta mengurangi kadar zat-zat organic yang ada
dalam air.
b.
Pengolahan kimia; yaitu suatu tingkat pengolahan dengan
menggunakan zat-zat kimia untuk membantu proses pengolahan selanjutnya.
c.
Pengolahan bakteriologis; yaitu suatu tingkat
pengolahan untuk membunuh/memusnahkan bakteri-bakteri yang terkandung dalam air
minum yakni dengan cara/jalan membubuhkan kaporit (zat desinfektan).
Pada pengolahan cara ini biasanya dilakukan terhadap air sungai yang
kotor/keruh.
-
Pengolahan sebagian atau Partial Treatment Process, misalnya diadakan pengolahan kimiawi
dan/atau pengolahan bakteriologik saja.
Pengolahan
ini pada lazimnya dilakukan untuk:
a.
Mata air bersih
b.
Air dari sumur yang dangkal/dalam
Gangguan Pendengaran akibat bising
Gangguan Pendengaran pada Pekerja di Tempat Bising
Gangguan pendengaran adalah hal yang
lazim kita temui saat ini. Salah satunya adalah gangguan pendengaran akibat
bising (GPAB) atau dalam istilah asing disebut Noise Induce Hearing Lost (NIHL). Dengan semakin bertambah majunya
teknologi, maka semakin mudah dan nyaman hidup manusia. Tetapi dibalik itu
tersimpan ancaman yang sering tersamar dan tidak kita sadari. GPAB ini
merupakan salah satu ancaman kemajuan tersebut.
Bising dan penuaan merupakan dua hal utama penyebab hilangnya pendengaran permanen. Sayangnya kelainan ini tidak dapat dikoreksi baik menggunakan obat-obatan maupun tindakan operatif, tetapi GPAB dapat dicegah. (Dobie, 2001)
Secara umum bising adalah bunyi yang tidak diinginkan. Bising secara Ilmu Kesehatan Masyarakat adalah suara yang tidak diharapkan dan tidak menyenangkan yang menggangu, atau suara yang diinginkan namun berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan. Bahkan menurut WHO, bising dikategorikan sebagai salah satu jenis polutan (Bunde, 2011). Bising yang intensitasnya 85 desibel (dB) atau lebih dapat menyebabkan rusaknya reseptor pendengaran pada telinga dalam. (Soetirto, 2006)
Bising dan penuaan merupakan dua hal utama penyebab hilangnya pendengaran permanen. Sayangnya kelainan ini tidak dapat dikoreksi baik menggunakan obat-obatan maupun tindakan operatif, tetapi GPAB dapat dicegah. (Dobie, 2001)
Secara umum bising adalah bunyi yang tidak diinginkan. Bising secara Ilmu Kesehatan Masyarakat adalah suara yang tidak diharapkan dan tidak menyenangkan yang menggangu, atau suara yang diinginkan namun berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan. Bahkan menurut WHO, bising dikategorikan sebagai salah satu jenis polutan (Bunde, 2011). Bising yang intensitasnya 85 desibel (dB) atau lebih dapat menyebabkan rusaknya reseptor pendengaran pada telinga dalam. (Soetirto, 2006)
Gangguan pendengaran akibat bising
adalah tuli akibat terpapar bising yang cukup keras dalam jangka waktu yang
cukup lama. Tuli ini merupakan jenis ketulian sensorineural yang paling banyak
ditemui setelah presbiakusis. Sejalan dengan berkembangnya gaya hidup
masyarakat, kejadian kehilangan pendengaran semakin banyak ditemukan.
1. Penyebab Gangguan Pendengaran pada Pekerja di
Tempat Bising
Selain
paparan suara bising, ada banyak faktor lain yang menyebabkan gangguan
pendengaran seperti:
1.1
Agent / Penyebab Penyakit
Berupa
unsur mati (Fisika) yaitu terpajan bising dalam waktu lama dengan intensitas
dan frekuensi yang tinggi dan getaran.
1.2
Host / Pejamu
Selain
oleh paparan bising, GPAB juga dipengaruhi oleh beberapa variabilitas meliputi
perbedaan genetis, usia, jenis kelamin, warna kulit, perbedaan jalur konduksi
suara (telinga luar dan telinga tengah), suplai darah, dan inervasi koklea.
Serta
faktor kebiasaan dari pekerja sendiri yang pada saat bekerja tidak menggunakan
APD (Alat Pelindung Diri).
1.3 Environment / Lingkungan
Bising intensitas tinggi tidak hanya
didapat dari tempat bekerja, tetapi dapat juga didapat di lingkungan tempat
tinggal sehari-hari, contohnya riwayat penggunaan pemutar musik yang
berlebihan, aktifitas ke pusat hiburan yang terlalu sering, berada di lalu
lintas padat dalam jangka waktu lama dan lain-lain.
Diare
Diare
Diare (atau dalam bahasa kasar disebut menceret)
(diarrheal disease) berasal dari
bahasa Yunani diarrola yang berarti
mengalir terus, merupakan suatu keadaan abnormal dari pengeluaran tinja yang
terlalu frekuen. Hipocrates
memberikan definisi diare sebagai suatu keadaan abnormal dari frekuensi dan
kepadatan tinja. Sedangkan dalam bahasa Inggris diarrhea adalah sebuah penyakit
di mana tinja
atau feses berubah menjadi lembek atau cair yang biasanya terjadi paling
sedikit tiga kali dalam 24 jam.
Diare jarang membahayakan, namun dapat menimbulkan ketidaknyamanan
dan nyeri kejang pada bagian perut. Meskipun
tidak membutuhkan perawatan khusus, penyakit
diare perlu mendapatkan perhatian serius, karena
dapat menyebabkan dehidrasi (kekurangan cairan tubuh). Dehidrasi
dapat ditengarai dengan gejala fisik seperti bibir terasa kering, kulit menjadi keriput, mata dan ubun-ubun menjadi cekung, serta
menyebabkan syok. Untuk mencegah
dehidrasi dengan meminum larutan oralit. Karena itu, penderita diare harus banyak minum air
dan diberi obat anti diare.
Di negara
berkembang, diare adalah penyebab kematian paling umum kematian
balita, dan juga membunuh lebih dari 2,6 juta orang setiap tahunnya. Dampak negatif penyakit diare pada bayi
dan anak-anak antara lain adalah menghambat proses tumbuh kembang anak yang
pada akhirnya dapat menurunkan kualitas hidup anak. Penyakit diare di
masyarakat (Indonesia) lebih dikenal dengan istilah "Muntaber".
Penyakit ini mempunyai konotasi yang mengerikan serta menimbulkan kecemasan dan
kepanikan warga masyarakat karena bila tidak segera diobati, dalam waktu
singkat (± 48 jam) penderita akan meninggal. (Triatmodjo.
2008)
Istilah
Diare dibagi menjadi berbagai macam bentuk diantaranya:
·
Diare akut: kurang dari 2 minggu
·
Diare Persisten: lebih dari 2 minggu
·
Disentri: diare disertai darah dengan ataupun
tanpa lender
·
Kholera: diare dimana tinjanya terdapat bakteri
Cholera
1. Penyebab Diare
Diare bukanlah
penyakit yang datang dengan sendirinya. Biasanya ada yang menjadi pemicu terjadinya
diare. Secara umum, berikut ini beberapa penyebab diare, yaitu:
1.1.
Agent
/ Penyebab Penyakit
Berupa unsur hidup: Penyebab
infeksi utama timbulnya diare adalah golongan virus, bakteri dan parasit.
-
Infeksi bakteri: Vibrio, E. Coli, Salmonella, Stigella, Campilobacter, Yersinia,
Aeromonas dan sebagainya.
-
Infeksi Virus: Entrovirus (Virus Echo,
Coxsackie, Poliomielitis)
-
Infeksi parasit: Cacing (Ascaris, Trichuris, Oxyuris, Strongyloides)
1.2 Host / Pejamu
a) Faktor
Umur: Sebagian besar diare terjadi pada anak dibawah usia 2 tahun.
Balita yang berumur 12-24 bulan mempunyai resiko terjadi diare dibanding anak umur 25-59 bulan.
b) Status
Gizi: Diare menyebabkan gizi kurang dan memperberat diarenya. Oleh
karena itu, pengobatan dengan makanan yang baik merupakan komponen utama
penyembuhan diare tersebut. Bayi dan balita yang gizinya kurang sebagian besar
meninggal karena diare. Hal ini disebabkan karena dehidrasi dan malnutrisi.
Faktor gizi dilihat berdasarkan status gizi yaitu baik = 100-90, kurang =
<90-70, buruk = <70 dengan BB per TB.
Menurut
Satiri (1963) dan Gordon (1964) pada penderita malnutrisi serangan terjadi
lebih sering dan lebih lama. Semakin buruk keadaan gizi suatu anak, semakin
sering dan berat diare yang dideritanya.
c) Riwayat
Penyakit Terdahulu: Terkena diare persisten meningkat 3- 4 kali selama
bulan-bulan setelah episode diare akut. Banyak bayi
terkena diare persisten setelah terkena infeksi campak.
d) Status
Imunologik: Anak-anak yang memiliki mekanisme kekebalan tubuh yang
buruk, entah karena malnutrisi, penyakit atau factor-faktor lainnya, mermiliki risiko yang
lebih tinggi untuk terkena diare persisten.
e) Faktor Perilaku: Kontak antara agent dan host dapat terjadi melalui air, terutama air minum yang tidak
dimasak dapat juga terjadi sewaktu mandi dan berkumur. Kontak kuman pada
kotoran dapat langsung ditularkan pada orang lain apabila melekat pada tangan
dan kemudian dimasukkan ke mulut dipakai untuk memegang makanan. Kontaminasi
alat-alat makan dan dapur. Anak-anak
yang minum susu hewan memiliki risiko yang lebih tinggi untuk terkena diare
persisten. Hal ini dapat disebabkan oleh:
- Susu hewan yang terkontaminasi bakteri penyebab penyakit
- Kerusakan dinding usus oleh protein yanga ada dalam susu hewan
- Intoleransi terhadap laktosa, yakni suatu protein yang ada dalam susu
- Beberapa mekanisme yang belum diketahui
1.3 Environment
/ Lingkungan
Penyakit diare merupakan salah satu
penyakit yang berbasis lingkungan. Dua faktor yang dominan, yaitu: sarana air bersih
dan pembuangan tinja. Kedua faktor ini akan berinteraksi bersama dengan
perilaku manusia. Apabila faktor lingkungan tidak sehat karena tercemar kuman
diare serta berakumulasi dengan perilaku manusia yang tidak sehat pula, yaitu
melalui makanan dan minuman, maka dapat menimbulkan kejadian penyakit diare.
Faktor Lingkungan dapat berupa:
- Pasokan air tidak memada
- Air terkontaminasi tinja
- Fasilitas kebersihan kurang
- Kebersihan pribadi buruk, misalnya tidak mencuci tangan setelah buang air
- Kebersihan rumah buruk. Misalnya tidak membuang tinja anaak di WC
·
Metode penyiapan dan
penyimpanan makanan tidak higienes . Misalnya makanan dimasak tanpa dicuci
terlebih dahulu atau tidak menutup makanan yang telah dimasak.
a) Faktor
Pekerjaan: Ayah dan ibu yang bekerja Pegawai negeri atau Swasta rata-rata
mempunyai pendidikan yang lebih tinggi dibandingkan ayah dan ibu yang bekerja
sebagai buruh atau petani. Jenis pekerjaan umumnya berkaitan dengan tingkat
pendidikan dan pendapatan. Tetapi ibu yang bekerja harus membiarkan anaknya
diasuh oleh orang lain, sehingga mempunyai resiko lebih besar untuk terpapar
dengan penyakit.
b) Faktor
Sosial-Ekonomi: Sosial ekonomi mempunyai pengaruh langsung terhadap
faktor-faktor penyebab diare. Kebanyakan anak mudah menderita diare berasal
dari keluarga besar dengan daya beli yang rendah, kondisi rumah yang buruk,
tidak mempunyai penyediaan air bersih yang memenuhi persyaratan kesehatan.
DBD alias Demam Berdarah Dengue
Demam Berdarah
- Pengertian Demam Berdarah
Demam
berdarah adalah penyakit demam akut yang disebabkan oleh virus Dengue,
yang masuk kedalam peredaran darah manusia lewat gigitan nyamuk dari jenis
Aedes, Yaitu Aedes aegypti atau Aedes albopictus.Penyakit demam berdarah
ini sering ditemukan didaerah tropis dan suptropis diseluruh belahan dunia.
Demam berdarah akan mewabah pada saat udara lembab, terutama disaat musim hujan
seperti sekarang ini. Dan parahnya lagi jika sistem imun sudah terbentuk akibat
infeksi pertama justru akan menyababkan kemunculan gejala penyakit demam
berdarah yang lebih parah saat terinfeksi untuk yang kedua kalinya.
- Penyebab
Agent
Deman berdarah adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus Dengue dan
ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypt. Nyamuk yang menggigit dan
menularkan virus ini adalah dari jenis betina. Nyamuk ini hidup dan berkembang
pada tempat-tempat penampungan air bersih yang tidak berhubungan dengan tanah,
seperti: bak mandi/WC, tempat penyimpanan air. Nyamuk penyebab deman berdarah
ini menggigit pada pagi dan sore hari. Nyamuk ini dapat menggigit beberapa kali
setiap hari sehingga dia bisa menularkan virus dari satu orang ke orang kali
dalam satu hari.
Host
Penyakit demam berdarah ini di sebabkan karna lingkungan hidup manusia yang
tidak masuk kriteria rumah sehat faktor lingkungan fisik rumah yang tidak
bersih.Pencahayaan dan kelembaban yang tidak memenuhi syarat akan menimbulkan
kepadatan nyamuk, breeding place di dalam rumah dan breeding place di luar
rumah akan dapat menimbulkan nyamuk berkembangbiak,resting place dalam rumah
juga sangat disenangi nyamuk untuk tempat berkembang biak.
Environment
Nyamuk Aedes aegypti sangat suka tinggal dan berkembang
biak di genangan air bersih yang tidak berkontak langsung dengan tanah. Vektor
penyakit DBD ini diketahui banyak bertelur di genangan air yaang terdapat pada
sisa-sisa kaleng bekas, tempat penampungan air, bak mandi, ban bekas, dan
sebagainya.
Jumlah penderita DBD umumnya meningkat pada awal musim
hujan, di mana banyak terdapat genangan air bersih di dalam sisa-sisa kaleng
bekas, dan benda-benda lain yang mampu menampung sisa air hujan.
Langganan:
Postingan (Atom)